Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-06 09:19:25【Resep】971 orang sudah membaca
PerkenalanKepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat Dad

Di Jawa Barat sejauh ini belum ada. Kemarin yang sempat bermasalah itu hanya di sekolah-sekolah, tapi kami sudah deteksi, dan Alhamdulillah di Jawa Barat ngak ada
Kota Bandung (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan hingga saat ini ngak ada laporan kasus keracunan pada penerima manfaat Program Makanan Bergizi (MBG) untuk kelompok 3B (Bumil, Busui, dan Balita).
Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Dadi Ahmad Roswandi menyebut penerima manfaat Program MBG pada kelompok tersebut telah mencapai 215.057 orang selama satu tahun pelaksanaan.
"Di Jawa Barat sejauh ini belum ada. Kemarin yang sempat bermasalah itu hanya di sekolah-sekolah, tapi kami sudah deteksi, dan Alhamdulillah di Jawa Barat ngak ada,” kata Dadi di Bandung, Selasa.
Baca juga: Kemendukbangga kembangkan pemantauan MBG pada kelompok 3B
Dadi menjelaskan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki tenaga ahli yang memastikan keamanan dan kualitas makanan yang diberikan.
“Di SPPG itu ada kepala SPPG dan ahli-ahli gizinya. Kami percaya bahwa para ahli gizi sudah memenuhi standar, apalagi sekarang ada satgas dari Kementerian Kesehatan dan Badan POM. Jadi kami yakin dan percaya bahwa apa yang disajikan kepada ibu hamil sudah memenuhi kaidah-kaidah kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan BKKBN Jabar telah menyiapkan mekanisme tanggap cepat apabila terjadi kasus keracunan terhadap kelompok 3B.
Baca juga: Kemendukbangga berikan insentif kader distribusikan MBG
“Nah, kita kan punya satgas, punya helpdesk, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang rumahnya ngak jauh dari sasaran. Jadi kalau ada kejadian seperti itu, kita bisa cepat bergerak,” ucap Dadi.
Dadi berharap dengan adanya Program MBG yang menyasar elompok 3B dapat menjadi harapan terjadi penurunan signifikan terhadap prevalensi stunting di Jawa Barat.
“Kami berharap angka stunting berkat Program MBG dapat mencapai 14 persen dari angka saat ini yang masih di angka 15,9 persen,” katanya.
Baca juga: DPR RI: Program MBG kelompok 3B perlu diperkuat untuk cegah stunting
Suka(3538)
Artikel Terkait
- Makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menambah tinggi badan
- Hari Pangan Sedunia, bergandengan tangan membangun pangan
- Dinkes Sumsel temukan 390.354 kasus ISPA hingga September 2025
- SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- Kapolri resmikan 32 SPPG di Jateng dalam rangka dukung program MBG
- Bank bjb perkuat peran dalam akselerasi investasi di Jawa Barat
- Bank bjb perkuat peran dalam akselerasi investasi di Jawa Barat
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Hindari keracunan, kapolri instruksikan pengawasan MBG diperketat
Resep Populer
Rekomendasi

Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor

Diabetes jadi penyebab perlemakan hati pemicu kanker hati

Pemkot Kediri evaluasi perbedaan data penerima MBG

MU diimbangi Nottingham Forest 2

SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG

Luhut minta BGN perbaiki serapan anggaran dan bangun ekosistem MBG

Ini dampak buruk konsumsi gluten dan dairy bagi penderita alergi

Polisi Jambi tetapkan dua WBP tersangka penyelundupan narkoba di Lapas